Langsung ke konten utama

KURVA NORMAL

Distribusi Normal atau Kurva Normal (Distribusi GAUSSE) adalah Suatu alat statistik yang sangat penting untuk menaksir dan meramalkan peristiwa-peristiwa yang lebih luas.

Suatu data membentuk distribusi normal bila jumlah data di atas dan di bawah mean adalah sama.

CIRI-CIRI KURVA NORMAL

1. Bentuk Kurva Normal

Bentuk kurva normal menyerupai bentuk genta (bel). Kurva normal merupakan suatu poligon yang dilicinkan yang mana ordinatnya memuat frekuensi dan absisnya memuat nilai variabel. Bentuk kurva normal adalah simetris, sehingga luas rata-rata (mean) ke kanan dan ke kiri masing-masing mendekati 50 %. Memiliki satu modus, jadi kurva unimodal.

Image

2. Daerah Kurva Normal

Ruangan yang dibatasi daerah kurva dengan absisnya disebut daerah kurva normal. Luas daerah kurva normal biasa dinyatakan dalam persen atau proporsi. Dengan kata lain luas daerah kurva normal adalah seratus persen, apabila dinyatakan dalam persen, dan apabila dinyatakan dengan proporsi, luas daerah kurva normal adalah satu.

Image

KURVA NORMAL STANDAR (KURVA NORMAL BAKU)

Kurva normal standar atau kurva normal baku adalah kurva normal yang mana nilai rata-ratanya sama dengan nol (0) dan simpangan bakunya adalah 1 (0). Dalam kurva normal umum nilai rata-rata sama dengan x dan nilai simpangan baku 1s, 2s, 3s. dengan kata lain dalam kurva normal umum nilai rata-ratanya tidak sama dengan nol ( 0) dan nilai simpangan bakunya tidak sama dengan 1 ( 1).

Kurva normal umum dapat diubah kedalam kurva normal baku dengan menggunakan rumus :

Image

Dimana:

z = nilai standard

X = Data ke i dari suatu kelompok data

X = rata-rata kelompok s = simpangan baku

PENGGUNAAN KURVA NORMAL

Contoh: Berat bayi yang baru lahir rata-rata 3.750 gram dengan simpangan baku 325 gram. Jika berat bayi berdistribusi normal, mak tentukanlah:

a. Berapa persen yang beratnya lebih dari 4.500 gram?

b. Berapa bayi yang beratnya 3.500 gram dan 4.500 gram, jika semuanya ada 10.000 bayi?

c. Berapa bayi yang beratnya lebih kecil atau sama dengan 4.000 gram jika semuanya ada 10.000 bayi?

d. Berapa bayi yang beratnya 4.250 gram apabila semuanya ada 5.000 bayi?

e. Berapa persen bayi yang beratnya 3500 gram?

f. Berapa persen bayi yang memiliki berat 3.250 dan 4.250 ?

Cara menjawab soal tersebut adalah:

1. Hitung nilai z sehingga dua desimal

2. Gambar kurva normal standar

3. Letakkan harga z pada sumbu datar lalu tarik garis vertikal hingga memotong kurva

4. Lihat harga z dalam daftar harga z, caranya cari harga z pada kolom paling kiri hanya hingga satu desimal dan desimal keduanya dicari pada baris paling atas.

5. Dari z paling kiri maju ke kanan dan dari z di baris atas turun ke bawah, maka didapat bilangan yang merupakan luas yang dicari. Bilangan yang didapat harus ditulis dalam bentuk 0, x x x x (bentuk empat desimal).

6. Apabila yang diperlukan persen maka setelah melalui langkah ke lima kalikan dengan 100.

Karena luas daerah kurve normal adalah 1 atau 100 %, dan bentuk kurva simetrik, maka luas dari garis tegak pada titik nol ke kiri ataupun kekanan adalah 0.5 atau 50%.

PENYELESAIAN SOAL DI ATAS:

a. X = 4.500 gram X = 3.750 s = 325

Image

Luas daerah kurva dengan nilai z = 2,31 adalah 0,4896 Bayi yang memiliki berat lebih dari 4.500 gram, pada grafiknya ada di sebelah kanan z = 2,31. Luas daerah kurva ini adalah 0,5 – 0,4896 = 0,014. Jadi bayi yang memiliki berat lebih dari 4.500gram ada 1,04%

Image

Image

Luas daerah kurva dengan nilai z = -0,77 adalah 0,2794 dan luas daerah dengan nilai z = 2,31 adalah 0,4896.

Grafik bayi yang memiliki berat 3500 dan 4500 ada diantara z = -0,77 dan z = 2,31. Luas daerahnya adalah 0,2794 + 0,4896 = 0, 7690.

Image

Jadi banyak bayi yang memiliki berat badan 4500 gram kira-kira ada 0,7690 x 10.000 = 7.690

c. Bayi yang memiliki berat lebih kecil atau sama dengan 4.000 gram, maka beratnya harus lebih kecil dari 4000,5 gram.

Image

Luas daerah kurva dengan nilai z =0,77 adalah 0,2794 Perkiraan bayi yang memiliki berat lebih kecil atau sama dengan 4.000 gram adalah : 0,5 + 0,2794 = 0,7794 Banyak bayi yang memiliki berat lebih kecil atau sama dengan 4.000 gram adalah 0,7794 x 10.000 = 7794.

Image

d. Bayi yang memiliki berat 4.250 gram berarti beratnya ada diantara 4.249,5 gram dan 4.250,5 gram.

X = 4.249,5 X = 4250,5

Image

Luas daerah kurva dengan nilai z = 1,53 adalah 0,4370

Luas daerah kurva dengan nilai z = 1,54 adalah 0,4382

Luas daerah kurva yang perlu adalah: 0,4382 –0,4370 = 0,0012

Jadi banyak bayi yang memiliki berat 4.250 gram adalah : 0,0012 x 5.000 = 6.

Image

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MANAJEMEN OPERASI DALAM JASA Pendahuluan Manajemen operasi adalah kegiatan yang terlibat dalam perencanaan, organisasi, dan pengendalian proses yang mengubah sumber daya menjadi barang dan jasa. Dalam industri jasa, manajemen operasi berfokus pada penciptaan dan pengiriman jasa yang efisien dan efektif kepada pelanggan. 1. Karakteristik Jasa Ketidakberwujudan (Intangibility) : Jasa tidak dapat diraba, dilihat, dirasakan, didengar, atau dicium sebelum dibeli. Ketidakdapatandisimpanan (Perishability) : Jasa tidak dapat disimpan untuk dijual di kemudian hari. Ketidakdapatandisamakan (Variability) : Mutu jasa dapat bervariasi tergantung siapa, kapan, dan di mana jasa tersebut diberikan. Ketergantungan pada Pemberi Jasa (Inseparability) : Jasa biasanya diberikan dan dikonsumsi secara bersamaan. 2. Proses Produksi Jasa Dalam jasa, proses produksi sering kali bersifat simultan dengan konsumsi. Beberapa tahapan dalam proses produksi jasa meliputi: Penilaian Kebutuhan Pelanggan : Memahami apa y...
Tugas Analisis dan Simulasi Operasi Produksi (UTS) kls 4a, 4b, 4c Latar Belakang: Dalam dunia industri, keputusan produksi harus dibuat berdasarkan analisis mendalam untuk memastikan efisiensi, efektivitas, dan keberlanjutan. Teknologi saat ini, seperti simulasi, memungkinkan perusahaan untuk memvisualisasikan dan menguji berbagai skenario produksi sebelum mengimplementasikannya di dunia nyata. Instruksi Tugas: Pilih sebuah industri atau perusahaan. Ini bisa berdasarkan pengalaman kerja Anda, kunjungan industri, atau perusahaan yang Anda minati. Identifikasi salah satu tantangan operasional yang dihadapi oleh industri atau perusahaan tersebut. Contoh: waktu tunggu yang panjang, inventori yang berlebihan, atau kapasitas produksi yang tidak dimanfaatkan dengan maksimal. Gunakan software simulasi (seperti Arena, Simul8, atau software lain yang relevan) untuk menciptakan model operasional perusahaan atau industri yang Anda pilih. Jika Anda tidak memiliki akses ke software tersebut, And...
PERENCANAAN PEMELIHARAAN MESIN Pendahuluan Mesin adalah komponen kritikal dalam operasi manufaktur, pertanian, transportasi, dan banyak industri lainnya. Agar mesin berfungsi dengan optimal dan memiliki umur panjang, perawatan yang baik dan rutin adalah kunci. Oleh karena itu, perencanaan pemeliharaan mesin menjadi vital. 1. Tujuan Perencanaan Pemeliharaan Mesin Memastikan operasi mesin yang stabil dan efisien. Mengurangi downtime atau waktu henti mesin. Meningkatkan umur pakai mesin. Mengurangi biaya perbaikan yang tidak terduga. 2. Jenis-Jenis Pemeliharaan Pemeliharaan Preventif (Preventive Maintenance) : Pemeliharaan yang dilakukan berdasarkan jadwal atau interval tertentu, sebelum terjadi kerusakan. Pemeliharaan Korektif (Corrective Maintenance) : Pemeliharaan yang dilakukan setelah terjadi kerusakan. Pemeliharaan Prediktif (Predictive Maintenance) : Pemeliharaan berdasarkan prediksi kerusakan dengan memanfaatkan teknologi monitoring seperti sensor. 3. Langkah-langkah Perencanaan ...