Langsung ke konten utama

dikutip dari kitapunya.net 6 Peran Penting Website dalam Strategi Digital Marketing – Saat ini era digital sudah sangat mendominasi berbagai bidang, termasuk dalam dunia bisnis dan marketing. Pemasaran tidak lagi bergantung pada media-media konvensional seperti iklan televisi, radio maupun papan reklame. Walaupun media iklan tradisional tersebut juga masih efektif untuk beberapa lini bisnis. Namun, channel pemasaran yang paling mendominasi saat ini adalah digital marketing. Sebagian besar waktu kita dihabiskan di depan layar smartphone kita, bahkan menurut riset sebagian besar orang selepas bangun tidur akan membuka smartphonenya.

Kita bisa tanya ke diri kita masing-masing, seberapa sering kita bermain HP dalam 1 hari? Mungkin ada yang menjawab “tidak tahu” karena saking seringnya sehingga tidak bisa dihitung.

Ketika naik mobil (bukan sopir), kita lebih banya melihat handphone ketimbang papan reklame yang merupakan iklan. Di rumah, kita lebih sering menonton YouTube daripada melihat televisi bukan?

Beragam Channel Marketing di Era Digital

Banyak channel digital marketing yang bisa Anda pilih untuk menjalankan strategi marketing perusahaan Anda. Berikut ini adalah beberapa channer yang biasa diapakai di era digital saat ini :

  1. Website & SEO
  2. Social Media (Facebook, Instagram, Twitter, Tik Tok)
  3. SEM (Search Engine Marketing)
  4. YouTube
  5. Email Marketing
  6. Marketplace (Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Lazada, Blibli dll)
  7. Affiliate Merketing

Dari ketujuh pilihan channel di atas, nomor 1 & 2 adalah channel terpenting yang wajib dimiliki oleh sebuah perusahaan. Website menjadi tempat yang efektif untuk menyampaikan informasi dan menjari customer-customer baru, di samping itu memiliki website akan meningkatkan kredibilitas sebuah perusahaan.

Sedangkan sosial media adalah tempat yang baik untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan pelanggan dalam jangka panjang.

Khusus pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang peran penting website dalam strategi digital marketing. Sehingga kita akan tahu alasan mengapa kita harus memiliki website di era digital saat ini.

Pengertian Website

Secara umum website dapat diartikan sebagai kumpulan halaman informasi yang mempunyai topik terkait, didalamnya berisi tulisan, gambar, video hingga animasi dan berbagai jenis file lainnya.  

Sebuah website biasa memiliki alamat tertentu yang dapat diakses oleh pengguna internet, alamat tersebut biasa disebut dengan URL detik.com, kompas.com, kaskus.com dan lain sebagainya. Dalam URL ada bagian yang disebut dengan domain, contohnya .com, .net, .id dan lain sebagainya.  

Sedangkan arti dari website menurut wikipedia adalah suatu halaman web yang di dalamnya memiliki keterkaitan satu sama lain yang berisi kumpulan informasi atau berita yang dikelola oleh perorangan, kelompok atau perusahaan.  

Website adalah sebuah cara menampilkan diri di internet, bisa dikatakan sebagai tempat yang dapat dikunjungi oleh para pengguna internet. Para pengguna internet mengunjungi sebuah website guna mendapatkan informasi yang mereka cari, biasanya website-website dapat ditemukan melalui search engine seperti google, yahoo, bing, dll.  

6 Peran Penting Website dalam Strategi Digital Marketing

1. Sebagai Tempat Berpromosi

Website dapat dijadikan sebagai media promosi atau tempat menawarkan produk dan memberikan informasi promo agar calon customers tertarik dan mau melakukan pembelian.

Promosi akan lebih efektif apabila jumlah pengunjung situs banyak dan tersegmen dengan tepat. Salah satu strateginya adalah dengan SEO (Search Engine Optimization) yang akan mengoptimasi performance website di Search Engine sehingga pengunjung akan lebih banyak.

Ketika website sudah memiliki pengunjung yang banyak, maka tinggal mengarahkan saja untuk melakukan pembelian, untuk menjaring pengunjung yang belum mau membeli bisa menggunakan strategi lead magnet. Sebagai contoh adalah kupon, free trial, gratis ebook dll.

Lead magnet akan memungkinkan kita mendapatkan kontak calon customer, sehingga bisa kita tawari produk lagi dikemudian hari.

2. Membangun Branding Perusahaan

Sebagai media pemasaran, website berperan dalam menyampaikan produk kepada pelanggan mulai dari kelebihannya, kekurangan, review (perbandingan dengan produk lain) hingga alasan mengapa harus membeli produk tersebut. Tujuan utama website sebagai media pemasaran adalah menyampaikan produk kepada pelanggan.

Salah satu biaya marketing yang cukup mahal adalah bagian branding, selain karena harus menjangkau banyak orang juga harus dilakukan dengan intensitas yang cukup tinggi (diulang-ulang).

Biaya branding tersebut dapat ditekan dengan memanfaatkan traffic organik (SEO) yang mengarah ke website. Bisa-bisa saja dalam 1 hari ada 10.000/visitor yang mengunjungi website secara organik (tanpa iklan), tentu itu lebih irit bila dibandingkan dengan beriklan dan mendapatkan 10.000 views. Hanya saja, untuk bisa mendapatkan traffic sebesar itu butuh effort yang lebih besar.

Apalagi SEO bukan sebuah optimasi yang instan, butuh waktu yang cukup lama untuk membangun traffic organik yang besar.

3. Pres Release dan Informasi

Peran website yang selanjutnya adalah sebagai media informasi. Website dapat berperan sebagai sumber informasi bagi pengunjung yang ingin tahu informasi perusahaan atau produk.

Perusahaan juga dapat memberikan press release atau informasi-informasi penting bagi pengunjung website. Tentu ini akan memudahkan perusahaan dalam menyampaikan informasi kepada khalayak umum.

4. Untuk Mengedukasi Customers

Mengedukasi pelanggan sangat penting dilakukan oleh sebuah perusahaan, karena pelanggan yang pintar akan menguntungkan bagi perusahaan.

Edukasi berarti memberikan informasi penting tentang produk dan layanan serta memberikan perhatian lebih kepada konsumen. Berdasarkan riset, konsumen yang teredukasi dengan baik akan lebih mempercayai perusahaan dan enggan untuk beralih ke perusahaan lain (loyalitas konsumen).

Salah satu alat yang dapat dipakai untuk mengedukasi konsumen adalah website, kita bisa memanfaatkan blog, ebook, landing page produk dan halaman panduan untuk menggunakan produk.

5. Sebagai Media Komunikasi Antar Konsumen dan Perusahaan

Website bisa menjadi media komunikasi antar konsumen dan juga antara konsumen dengan perusahaan. Misal saja dengan membuat sebuah forum / komunitas di website. Konsumen bisa tanya apa saja, bahkan bisa berdiskusi dengan konsumen yang lain.

Pada beberapa jenis website seperti e-commerce juga terdapat review produk dan komentar untuk berdiskusi. Anda juga bisa membuat halaman kontak tempat konsumen Anda mengirim pesan. Bisa juga dengan menambah fitur live chat agar konsumen dapat secara langsung menghubungi Anda.

6. Media Transaksi Jual Beli (E-commerce)

Website tidak hanya sebatas tempat informasi dan komunikasi saja, maraknya e-commerce dan toko online membuktikan bahwa website bisa menjadi salah satu tempat yang aman untuk bertransaksi jual beli online.

Di era digital saat ini, ketika budaya belanja online mulai trend kehadiran website memang sangat membantu bagi para pemilik bisnis, pemilik produk maupun pemilik usaha jasa. Mereka bisa dengan mudah membuah website untuk menampilkan produknya dan konsumen pun bisa langsung memesan disitu.

Salah satu kelebihan memiliki website sendiri adalah keleluasaan dalam mengelolanya, tidak terikat aturan dari marketplace dan tidak perlu membayar biaya potongan transaksi. Kelebihan lainnya adalah tidak perlu taku pembeli lari ke sellers yang lain.

Simpulan

Website memegang peranan penting dalam strategi digital marketing, bahkan menurut saya website adalah alat tempur wajib buat Anda yang ingin terjun ke dunia digital marketing.

Untuk membuat website langkah pertama adalah memilih nama domain yang sesuai dengan nama brand Anda. Seringkali nama domain ini tidak tersedia karena sudah lebih dulu dibeli sama orang lain.

solusinya anda harus menyediakan beberapa nama alternaif untuk domain anda, selamat mencoba..!!!

sumber: https://www.kitapunya.net/peran-website-dalam-strategi-digital-marketing/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MANAJEMEN OPERASI DALAM JASA Pendahuluan Manajemen operasi adalah kegiatan yang terlibat dalam perencanaan, organisasi, dan pengendalian proses yang mengubah sumber daya menjadi barang dan jasa. Dalam industri jasa, manajemen operasi berfokus pada penciptaan dan pengiriman jasa yang efisien dan efektif kepada pelanggan. 1. Karakteristik Jasa Ketidakberwujudan (Intangibility) : Jasa tidak dapat diraba, dilihat, dirasakan, didengar, atau dicium sebelum dibeli. Ketidakdapatandisimpanan (Perishability) : Jasa tidak dapat disimpan untuk dijual di kemudian hari. Ketidakdapatandisamakan (Variability) : Mutu jasa dapat bervariasi tergantung siapa, kapan, dan di mana jasa tersebut diberikan. Ketergantungan pada Pemberi Jasa (Inseparability) : Jasa biasanya diberikan dan dikonsumsi secara bersamaan. 2. Proses Produksi Jasa Dalam jasa, proses produksi sering kali bersifat simultan dengan konsumsi. Beberapa tahapan dalam proses produksi jasa meliputi: Penilaian Kebutuhan Pelanggan : Memahami apa y...
Tugas Analisis dan Simulasi Operasi Produksi (UTS) kls 4a, 4b, 4c Latar Belakang: Dalam dunia industri, keputusan produksi harus dibuat berdasarkan analisis mendalam untuk memastikan efisiensi, efektivitas, dan keberlanjutan. Teknologi saat ini, seperti simulasi, memungkinkan perusahaan untuk memvisualisasikan dan menguji berbagai skenario produksi sebelum mengimplementasikannya di dunia nyata. Instruksi Tugas: Pilih sebuah industri atau perusahaan. Ini bisa berdasarkan pengalaman kerja Anda, kunjungan industri, atau perusahaan yang Anda minati. Identifikasi salah satu tantangan operasional yang dihadapi oleh industri atau perusahaan tersebut. Contoh: waktu tunggu yang panjang, inventori yang berlebihan, atau kapasitas produksi yang tidak dimanfaatkan dengan maksimal. Gunakan software simulasi (seperti Arena, Simul8, atau software lain yang relevan) untuk menciptakan model operasional perusahaan atau industri yang Anda pilih. Jika Anda tidak memiliki akses ke software tersebut, And...
PERENCANAAN PEMELIHARAAN MESIN Pendahuluan Mesin adalah komponen kritikal dalam operasi manufaktur, pertanian, transportasi, dan banyak industri lainnya. Agar mesin berfungsi dengan optimal dan memiliki umur panjang, perawatan yang baik dan rutin adalah kunci. Oleh karena itu, perencanaan pemeliharaan mesin menjadi vital. 1. Tujuan Perencanaan Pemeliharaan Mesin Memastikan operasi mesin yang stabil dan efisien. Mengurangi downtime atau waktu henti mesin. Meningkatkan umur pakai mesin. Mengurangi biaya perbaikan yang tidak terduga. 2. Jenis-Jenis Pemeliharaan Pemeliharaan Preventif (Preventive Maintenance) : Pemeliharaan yang dilakukan berdasarkan jadwal atau interval tertentu, sebelum terjadi kerusakan. Pemeliharaan Korektif (Corrective Maintenance) : Pemeliharaan yang dilakukan setelah terjadi kerusakan. Pemeliharaan Prediktif (Predictive Maintenance) : Pemeliharaan berdasarkan prediksi kerusakan dengan memanfaatkan teknologi monitoring seperti sensor. 3. Langkah-langkah Perencanaan ...